Moderasi beragama penting, bahkan wajib di terapkan di negara dengan masyarakat yang berbeda-beda suku, bahasa dan budaya. Dengan sikap moderat, maka toleransi dapat dikembangkan untuk mewujudkan kehidupan rukun dan kerja sama yang baik antara pihak atau kelompok yang berbeda-beda.
Moderasi beragama adalah cara pandang dalam beragama secara moderat, yakni memahami dan mengamalkan ajaran agama dengan tidak ekstrem, baik ekstrem kanan maupun ekstrem kiri. Tempat dengan masyarakat mayoritas dari segi agama, segi bahasa, segi entik, maka jelas terdapat percampuran antara mayoritas dan minoritas, sehingga sikap moderat sangat ditekankan untuk bisa diwujudkan.
Menurut Arskal Salim selaku Direktur PT KAI saat ditemuinya di kantor Jakarta, Jum'at (8/11), mengatakan bahwa di negara-negara yang tadinya aman tentram damai tapi kemudian menjadi pecah timbul perang disana, itu karena ketidak mampuan negara-negara tersebut dalam mengelola perbedaan mereka.
"Tidak ada apresiasi, tidak ada penghormatan terhadap perbedaan, sehingga berujung kepada self claim kebenaran, monopoli kebenaran yang akibatnya menafikan, menihilkan keberadaan orang lain, kelompok lain, yang berbeda pandangan pemikiran dan seterusnya." ujarnya.
Menurutnya, dengan adanya moderasi beragama berarti masyarakat siap untuk menerima perbedaan pandangan, menghormati pandangan orang lain dan disaat yang sama juga tidak ada self claim atau mengatakan dirinya paling benar dan yang lainnya salah.
"untuk itulah maka sangat dibutuhkan sekali sikap moderat moderasi beragama di indonesia ini agar kita tetap hidup damai aman dan sentosa," lanjutnya.
Menjadi moderat bukan berarti menjadi lemah dalam beragama. Menjadi moderat bukan berarti cenderung terbuka dan mengarah kepada kebebasan. Jika ada anggapan bahwa seseorang yang bersikap moderat dalam beragama berarti tidak memiliki militansi, tidak serius, atau tidak sungguh-sungguh, dalam mengamalkan ajaran agamanya, maka itu keliru.
Pentingnya keberagamaan yang moderat, maka menjadi penting juga bagi kita semua menyebarluaskan paham ini. Jangan biarkan Indonesia menjadi bumi yang penuh dengan permusuhan, kebencian, merasa paling benar sendiri, dan pertikaian. Kerukunan baik dalam umat beragama maupun antarumat beragama adalah modal dasar bangsa ini menjadi maju.

Comments
Post a Comment