Rukun Islam terdiri dari lima kewajiban, kewajiban terakhir atau yang kelima adalah Ibadah Haji. Ibadah Haji adalah ritual yang berisi napak tilas perilaku para nabi, seperti Nabi Adam, Nabi Ibrahim, dan Nabi Ismail. Begitu juga dengan ibadah puasa yang sudah dijalankan oleh para nabi dan umat-umat terdahulu seperti Nabi Musa dan Siti Maryam.
Islam diturunkan di tanah Arab bukan untuk melakukan judgment terhadap kebudayaan, tetapi untuk melakukan transformasi kebudayaan, maka perlu melakukan afirmasi dan akomodasi terhadap kebudayaan-kebudayaan yang sudah ada.
Sama halnya dengan Islam datang ke Nusantara. Islam yang dibawa dan diajarkan oleh para Walisongo bukan dengan cara memberangus kebudayaan dan tradisi yang ada, melainkan menjadikan kebudayaan sebagai instrumen dakwah. Sehingga Islam dapat bersatu dan bersenyawa dengan kebudayaan setempat. Dalam kerangka inilah Islam Nusantara dikembangkan oleh Nahdlatul Ulama.
Kebudayaan dan tradisi yang berkembang di masyarakat tidak sertamerta ditolak, tetapi justru dijadikan sebagai infrastruktur dakwah. Misalnya Menara yang dapat kita jumpai dari masjid-masjid, pada umumnya bukan arsitektur Islam, melainkan berasal dari agama Zoroaster.
Apa yang dilakukan oleh Islam adalah tidak sertamerta menolak keberadaan Menara, tetapi memodifikasi sehingga menara sampai hari ini tetap digunakan sebagai arsitektur masjid pada umumnya. Padahal arti kara "manarah" berarti "tempat api".
Allah SWT Berfirman dalam surat al-An'am ayat 108 :
وَلَا تَسُبُّوا الَّذِينَ يَدْعُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ فَيَسُبُّوا اللَّهَ عَدْوًا بِغَيْرِ عِلْمٍ ۗ كَذَٰلِكَ زَيَّنَّا لِكُلِّ أُمَّةٍ عَمَلَهُمْ ثُمَّ إِلَىٰ رَبِّهِمْ مَرْجِعُهُمْ فَيُنَبِّئُهُمْ بِمَا كَانُوا يَعْمَلُونَ
Dan janganlah kamu memaki sembahan-sembahan yang mereka sembah selain Allah, karena mereka nanti akan memaki Allah dengan melampaui batas tanpa pengetahuan. Demikianlah Kami jadikan setiap umat menganggap baik pekerjaan mereka. Kemudian kepada Tuhan merekalah kembali mereka, lalu Dia memberitakan kepada mereka apa yang dahulu mereka kerjakan.

Comments
Post a Comment